Tampilkan postingan dengan label Legenda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Legenda. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 April 2011

Trakai Castle, Kastil Termegah Yang Berada di Tengah Danau


Kastil yang berdiri di sebuah "pulau" di hamparan Danau Galve yang airnya sedingin es, terbentang kastil yang berdiri kokoh sejak abad 14 di Trakai, Lithuania.

Kastil ini dibangun oleh Grand Duke Kęstutis dan diselesaikan oleh putranya, Vytautas the Great yang meninggal di kastil ini pada 1430. Hanya ada satu jalan darat yang menghubungkan ke kastil yang berada di tengah danau, konon memang dibuat agar pasukan musuh tak gampang menembus pada masa perang abad pertengahan dulu. saat masuk ke gerbang kastil , kita segera mendapati arsitektur klasik gaya gothic yang sangat kental. di tengah bangunan berupa istana yang dikelilingi oleh dinding tebal sebagai benteng pertahanan. melangkah ke dalam bangunan sentral, di sana dihiasi dengan kaca patri dan lukisan murai yang menggambarkan kehidupan Kęstutis pada masanya.





Imajinasi akan semakin liar membawa kita ke abad pertengahan, kita bisa membayangkan perang zaman dulu, dari gudang peluru, meriam-meriam, hingga tempat tinggalprajurit yang ada di sana. Jika kita datang pada saat Festival Abad Pertengahan (Medieval Festival) yang terakhir diadakan bulan Juni lalu, kita akan benar-benar merasakan suasana abad pertengahan, lengkap dengan ksatria dan kehidupan pada masa itu. Kita juga bisa larut dengan semua suasana itu, mulai dari menikmati kerajinan perkakas zaman tersebut, perang di zaman pertengahan, ikut berdansa dan berpesta.
Baca Yang Lebih Jelas Yuk ->

Jumat, 15 April 2011

Legenda Kutukan Flying Dutchman

Banyak versi dari cerita ini. Menurut beberapa, cerita ini berasal dari Belanda, sementara itu yang lain meng-claim bahwa itu berasal dari sandiwara Inggris The Flying Dutchman (1826) oleh Edward Fitzball dan novel "The Phantom Ship" (1837) oleh Frederick Marryat, kemudian di adaptasi ke cerita Belanda "Het Vliegend Schip" (The Flying Ship) oleh pastor Belanda A.H.C. Römer.

Versi lainnya termasuk opera oleh Richard Wagner (1841) dan "The Flying Dutchman on Tappan Sea" oleh Washington Irving (1855). Berdasarkan dari beberapa sumber, Kapten Belanda pada abad ke 17 Bernard Fokke adalah contoh dari kapten kapal hantu tersebut. Fokke mendapatkan kemasyhuran atas perjalan dari Belanda ke Jawa dengan kecepatan yang luar biasa dan dicurigai mempunyai ikatan dengan Iblis untuk meningkatkan kecepatannya. Berdasarkan dari beberapa sumber, kapten tersebut dipanggil dengan Falkenburg didalam cerita versi Belanda. Dia dipanggil dengan "Van der Decken" (artinya off the deck|Diatas Geladak) dalam versi Marryat's dan "Ramhout van Dam" dalam versi Irving's. Sumber tidak setuju bahwa "Flying Dutchman" adalah nama dari kapal atau nama panggilan untuk sang kapten.


van der decken dan miniatur Flying Dutchman


Menurut banyak versi, sang kapten berjanji bahwa dia tidak akan mundur pada saat badai, tapi akan melanjutkan usahanya untuk mencari Cape of Good Hope walaupun sampai hari kiamat. Menurut beberapa versi, kejahatan yang mengerikan telah terjadi, atau awak kapalnya telah tertular oleh wabah penyakit pes dan tidak diijinkan untuk berlabuh di seluruh pelabuhan. Sejak itu, kapal dan awaknya dihukum untuk selalu berlayar, tidak pernah kedarat. Menurut beberapa versi, ini terjadi pada tahun 1641, yang lain menebak tahun 1680 atau 1729.



Banyak catatan persamaan dari Flying Dutchman dengan kisah umat Kristen The Wandering Jew.
Terneuzen (Belanda) disebut sebagai rumah sang legenda Flying Dutchman, Van der Decken, seorang kapten yang mengutuk Tuhan dan telah dihukum untuk mengarungi lautan selamanya, telah diceritakan dalam novel karya Frederick Marryat – The Phantom Ship dan Richard Wagner opera.


Beberapa saksi penampakan The Flying Dutchman :


  • 1823 Kapten Oweb dari kapal HMS Leven; dua kali melihat kapal kosong yang terombang ambing di tengah samudera, salah satunya mungkin the Flying Dutchman.
  • 1835 Sebuah kapal Inggris sempat melihat The Flying Dutchman yang melaju kencang ke arahnya tapi setelah dekat menghilang begitu saja.
  • 1879 Beberapa awak kapal SS Petrogia sempat melihat kapal hantu tersebut.
  • 1881 3 awak kapal HMS Baccante yang di dalamnya terdapat King George V melihatnya. Keesokan harinya seornag awak yang sempat melihat tiba2 mati secara mendadak.
  • 1939 Terlihat di Mulkenzenberg, membuat orang2 yang melihatnya bingung karena tiba2 saja kapal tua itu menghilang begitu saja.
  • 1941 Terdapat laporan dari Pantai Glenclaim tentang sebuah kapal tua yang menabrak karang. Setelah diselidiki tak ada sedikitpun bangkai kapal di sekitarnya.
  • 1942 Terlihat oleh kapal MHS Jubille di dekat Cape Town, Afrika selatan. 
Baca Yang Lebih Jelas Yuk ->